PARBOABOA, Medan - Sebanyak 70.000 dosis vaksin
moderna diterima Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di Bandara Kualanamu, Kamis
(29/7). Setelah tiba vaksin tersebut dibawa ke gudang Farmasi Dinas Kesehatan
Sumut dengan pengawasan ketat Brimob Polda Sumut.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Sumut Aris
Yudhariansyah menjelaskan, vaksin Moderna ini akan diperuntukkan bagi tenaga
kesehatan.
“Jadi ini untuk dosis ketiga. Sebagai booster.
Peruntukannya untuk tenaga kesehatan termasuk Nakes dari TNI dan Polri,” ujar
Aris, Kamis malam.
Selanjutnya, proses pendistribusian 70 ribu dosis vaksin
Moderna itu akan dipasok ke beberapa kabupaten/kota di Sumut sesuai jumlah
nakes yang ada.
Sebelumnya, Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, menjelaskan
bahwa stok vaksin saat ini semakin menipis. Pihaknya telah meminta pasokan
vaksin sebanyak 2 juta dosis dari pemerintah pusat. Namun, hal tersebut belum
terealisasi hingga saat ini.
"Ada keterbatasan vaksin di nasional dan
diprioritaskan untuk Jawa-Bali. Sehingga provinsi non Jawa-Bali itu dilakukan
secara bertahap," kata Edy, Kamis (29/7).
Sembari menanti kedatangan vaksin, Edy meminta kepada
seluruh masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan.
"Perlu diberitahu kepada orang Sumut ini. Langkah
kedua adalah vaksin. Langkah pertama adalah protokol kesehatan, pakai makser,
cuci tangan dan jaga jarak," pungkasnya.