PARBOABOA – Doa Nabi Daud Alaihis Salam (AS) menjadi cermin kepada umat Islam tentang bagaimana sebagai seorang hamba, hendaknya hanya memohon petunjuk, pertolongan, dan keridhaan kepada Allah SWT saja.
Dalam kisahnya, beliau membuktikan dengan izin Allah mampu merubuhkan raja Jalut yang paling ditakuti. Hanya dengan senjata ketapel, raja Jalut jatuh dan terbunuh.
Hal ini menjadi pelajaran berharga begi umat Islam, bahwa sebagai seorang hamba Allah, dianjurkan untuk berserah diri sepenuhnya kepada-Nya.
Termasuk dalam kehidupan sehari-hari, seringkali manusia dihadapkan pada berbagai cobaan, kesulitan, dan ujian.
Ketika itu terjadi, doa yang dibacakan Nabi Daud dapat diamalkan untuk memberikan kekuatan, dan menyadari bahwa segala sesuatu berada di tangan Allah.
Salah satu doa yang paling terkenal dari Nabi Daud adalah ketika meluluhkan hati seseorang. Karena sesungguhnya, Allah dapat membolak-balikkan hati manusia.
Berikut ini pembahasan selengkapnya tentang 6 doa yang dilafazkan Nabi Daud dan tata cara mengamalkannya agar doa diijabah atau dikabulkan oleh Allah.
Doa Nabi Daud AS
Melansir buku Doa Andalan Para Nabi oleh Musthafa Murad (2008), Al-Quran menyebutkan doa Nabi Daud AS dalam bentuk istigfar, tobat, dan kembali kepada-Nya.
Hal itu terdapat dalam firman Allah, Daud mengetahui bahwa Kami mengujinya. Maka, ia meminta ampun kepada Tuhannya lalu bersungkur sujud dan bertobat.
Allah menyebutkan latar belakang doa Nabi Daud, Apakah telah sampai kepadamu berita orang-orang yang berperkara ketika mereka memanjat pagar? Yakni ketika mereka masuk menemui Daud, lalu ia terkejut karena kedatangan mereka.
Mereka berkata, "Janganlah kau merasa takut. Kami adalah dua orang yang berperkara yang salah seoran dari kami berbuat zalim kepada yang lain. Maka, berilah keputusan di antara kami dengan adil. Janganlah kau menyimpang dari kebenaran. Serta, tunjukilah kami ke jalan yang lurus. Saudaraku ini mempunyai sembilan puluh sembilan ekor kambing betina dan aku mempunyai seekor saja.
Lalu, ia berkata, 'Serahkan lah kambingmu itu kepadaku dan dia mengalahkan aku dalam perdebatan' Daud berkata, “Sesungguh nya dia telah berbuat zalim kepadamu dengan me minta kambingmu itu untuk ditambahkan kepa da kambingnya. Kebanyakan dari orang-orang yang berserikat berbuat zalim kepada sebagian yang lain kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh. Dan amat sedikitlah mereka ini."
Daud mengetahui bahwa Kami mengujinya. Maka, ia meminta ampun kepada Tuhannya lalu bersungkursujud dan bertobat. Kami pun mengampuni kesalahannya. Sesungguhnya ia mempunyai kedudukan dekat di sisi Kami dan tempat kembali yang baik (Shâd: 21-25).
Allah menggambarkan mukjizat Nabi Daud sebagai seorang hamba pilihan, memiliki kekuatan dalam beribadah, bersabar melaksanakan ketaatan, dan selalu bertobat kepada-Nya. Allah juga menyebutkan bahwa Dia lah menganugerahkan gunung-gunung yang bertasbih bersamanya siang dan malam.
Demikian pula dengan burung yang bertasbih bersamanya dan menyahuti saat ia memuji Allah. Allah menerangkan bahwa Dia telah menguatkan dan menjaga kerajaannya.
Dia telah memberikan kerajaan dan kekuasaan yang besar kepada-Nya. Dia juga memberinya hikmah, yakni kenabian dan sebuah Kitab Zabur. Dia pun memberinya kebijaksanaan dalam memberi kan keputusan.
1. Doa Nabi Daud Meluluhkan Hati Seseorang
Saat Nabi Daud ingin membuat hati seseorang luluh kepadanya dan kepada Allah, Nabi Daud selalu berdoa. Lalu, doa Nabi Daud meluluhkan hati seseorang ayat berapa?
Berikut adalah doa Nabi Daud untuk meluluhkan hati seseorang:
اَللَّهÙÙ…ÙŽÙ‘ Ù„ÙŽÙŠÙّنْ Ù„Ùيْ قَلْبَه٠لَيÙّنْتَ Ù„ÙدَاوÙدَالْØَدÙيْد
Arab-Latin: Allahumma laiyinli qalbahu, laiyinta li Daudal hadid
Artinya: "Ya Allah, lembutkanlah hatinya sebagaimana Engkau melembutkan Daud (akan) besi."
2. Doa Nabi Daud Meluluhkan Hati Seseorang yang Dicintai
Ketika Anda mencintai seseorang, namun hati orang tersebut keras dan sulit untuk menerima kebaikan Anda, Anda bisa mencoba salah satu doa Nabi Daud meluluhkan hati wanita atau pria yang Anda cintai.
Nabi Daud melantunkan doa ketika ia ingin meluluhkan hati seseorang yang ia Cintai. Begini cara mengamalkan doa Nabi Daud meluluhkan hati seseorang:
اللَّهÙÙ…ÙŽÙ‘ Ø¥Ùنَّكَ أَنْتَ الْعَزÙيْز٠الْكَبÙيْر٠وَأَنَا عَبْدÙÙƒÙŽ الضَّعÙيْÙ٠الذَّلÙيْل٠الَّذÙيْ لَا Øَوْلَ وَلَا Ù‚Ùوَّةَ Ø¥Ùلَّا بÙÙƒÙŽØŒ اللَّهÙÙ…ÙŽÙ‘ سَخÙّرْ Ù„Ùيْ كَمَا سَخَّرْتَ ÙÙرْعَوْنَ Ù„ÙÙ…Ùوْسَى ÙˆÙŽÙ„ÙŽÙŠÙّنْ Ù„Ùيْ قَلْبَه٠كَمَا لَيَّنْتَ الْØَدÙيْدَ Ù„ÙدَاوÙدَ ÙÙŽØ¥Ùنَّه٠لَا يَنْطÙق٠إÙلَّا بÙØ¥ÙذْنÙÙƒÙŽ نَاصÙيَتÙÙ‡Ù ÙÙيْ قَبْضَتÙÙƒÙŽ وَقَلْبÙÙ‡Ù ÙÙيْ يَدÙÙƒÙŽ جَلَّ ثَناَء٠وَجْهÙÙƒÙŽ يَا أَرْØÙŽÙ…ÙŽ الرَّاØÙÙ…Ùيْنَ
Arab-Latin: Allaahumma innaka antal azizul kabir. Wa anaa abduka adhdhoiifudzdzaliil. Alladzii laa haula wa laa quwwata illaa bika. Allaahumma sakhkhir lii (sebut nama orang dimaksud) kama sakhkhorta firauna li musa. Wa layyin li qolbahuu kama layyantalhadiida li dawuda. Fa innahu la yantiqu illa bi idznika. Nashiyatuhuu fii qobdhatika. Wa qolbuhuu fi yadikka. Jalla tsanau wajhik. ya arkhamar rakhimiin.
Artinya: "Ya Allah, sungguh Engkau Maha Mulia Maha Besar. Sementara aku hamba-Mu yang sangat hina dina. Tiada upaya dan kekuatan kecuali karena Engkau. Ya Allah, tundukkanlah (sebut nama orang yang dimaksud) padaku, sebagaimana Engkau telah menundukkan Fir'aun pada Musa a.s. Dan luluhkan hatinya untukku, sebagaimana Engkau telah meluluhkan besi untuk Daud a.s. karena sungguh dia tak akan berbicara kecuali dengan izin-Mu. Ubun-ubunnya dalam genggaman-Mu, dan hatinya di tangan-Mu. Pujian wajah-Mu telah Agung, wahai yang lebih sayang para penyayang."
3. Doa Nabi Daud Meminta Cinta dari Allah SWT
Selain sholawat Nabi Daud yang meluluhkan hati seseorang, Anda juga bisa membaca sholawat Nabi Daud SWT saat meminta cinta kepada Allah.
Nabi Daud memohon cinta kepada Allah melalui doa. Membaca sholawat Nabi Daud juga dipercaya dapat mendekatkan seorang muslim dengan jodohnya.
Berikut doa Nabi Daud agar bisa lebih dekat dengan jodohnya:
اللَّهÙمَّ Ø¥ÙنّÙÙŠ أَسْأَلÙÙƒÙŽ ØÙبَّكَ ÙˆÙŽØÙبَّ مَنْ ÙŠÙØÙبّÙÙƒÙŽ وَالْعَمَلَ الَّذÙÙŠ ÙŠÙبَلّÙغÙÙ†ÙÙŠ ØÙبَّكَ اللَّهÙمَّ اجْعَلْ ØÙبَّكَ Ø£ÙŽØَبَّ Ø¥Ùلَيَّ Ù…Ùنْ Ù†ÙŽÙْسÙÙŠ وَأَهْلÙÙŠ ÙˆÙŽÙ…Ùنْ الْمَاء٠الْبَارÙدÙ
Arab-Latin: Allahumma inni as-aluka hubbaka wa Hubba man yuhibbuka, wa ‘amalalladzii yuballighunii hubbaka. Allahummaj’al hubbaka ahabba ilayya min nafsii wa ahlii wa minal maa’il baarid
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku meminta kepada-Mu cinta-Mu, dan cinta orang-orang yang mencintai-Mu, dan aku memohon kepada-Mu, perbuatan yang dapat mengantarkan aku kepada cinta-Mu. Ya Allah, jadikanlah cinta-Mu lebih aku cintai daripada diriku, keluargaku, serta air dingin”.
4. Doa Nabi Daud Melunakan Besi
Doa Nabi Daud yang dikenal sebagai "Doa Melunakan Besi" mencerminkan kekuatan doa dalam menghadapi tantangan fisik dan mengatasi segala rintangan.
Dalam berbagai riwayat, disebutkan bahwa Nabi Daud memiliki keistimewaan yang luar biasa, di mana ia mampu melunakkan besi hanya dengan doanya.
Hal ini menjadi tanda keajaiban dan kekuatan spiritual Nabi Daud, yang tidak hanya terbatas pada dimensi rohaniah, tetapi juga dapat memengaruhi dunia fisik.
Doa ini mencerminkan keyakinan yang kuat dalam kekuatan Ilahi untuk mengubah keadaan yang sulit. Berikut doa Nabi Daud melunakkan besi:
وَلَقَدْ ءَاتَيْنَا دَاوÙۥدَ Ù…Ùنَّا Ùَضْلًا Û– يَٰجÙبَال٠أَوّÙبÙÙ‰ مَعَهÙÛ¥ وَٱلطَّيْرَ Û– وَأَلَنَّا لَه٠ٱلْØَدÙيدَ
Arab-Latin: Wa laqad ÄtainÄ dÄwụda minnÄ faá¸lÄ, yÄ jibÄlu awwibÄ« ma'ahụ waá¹-á¹aÄ«r, wa alannÄ lahul-ḥadÄ«d
Artinya: Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada Daud kurnia dari Kami. (Kami berfirman): "Hai gunung-gunung dan burung-burung, bertasbihlah berulang-ulang bersama Daud", dan Kami telah melunakkan besi untuknya”
Doa Nabi Daud mengajarkan semua umat Islam untuk merayakan sukacita, berserah diri dalam kesedihan, dan bersyukur dalam segala kondisi kehidupan.
5. Doa dan Tasbih Nabi Daud AS yang Diamalkan Pagi dan Sore Hari
Salah satu doa yang dapat mengajarkan umat Islam tentang beryukur atas nikmat dari Allah SWT adalah terdapat dalam doa dan tasbih Nabi Daud.
Adapun tasbih Nabi Daud yang dapat diamabil pada pagi dan sore hari terdapat dalam Al Quran Surat An Naml ayat 15, yang berbunyi:
وَلَقَدْ اٰتَيْنَا دَاوٗدَ وَسÙلَيْمٰنَ عÙلْمًاۗ وَقَالَا الْØَمْد٠لÙلّٰه٠الَّذÙيْ Ùَضَّلَنَا عَلٰى ÙƒÙŽØ«Ùيْر٠مّÙنْ عÙبَادÙه٠الْمÙؤْمÙÙ†Ùيْنَ Û١٥
Arab-Latin: wa laqad âtainâ dâwûda wa sulaimâna ‘ilmâ, wa qâlal-ḫamdu lillâhilladzî fadldlalanâ ‘alâ katsîrim min ‘ibâdihil-mu'minîn
Artinya: Sungguh, Kami benar-benar telah menganugerahkan ilmu kepada Daud dan Sulaiman. Keduanya berkata, “Segala puji bagi Allah yang melebihkan kami daripada kebanyakan hamba-hamba-Nya yang mukmin.”
Semua itu membentuk inti spiritualitas yang tak ternilai, memampukan hati untuk merasakan kehadiran Ilahi. Mari terus menjaga hubungan umat Islam dengan Sang Pencipta melalui doa, menjadikan doa Nabi Daud sebagai sumber inspirasi untuk memperkaya spiritualitas dan meraih ketenangan dalam setiap langkah hidup.
6. Doa Nabi Daud AS dalam Pasukan Perang
Ketika Nabi Daud bersama pasukannya hendak melawan kezhaliman Jalut, Nabi Daud memohon kepada Allah SWT untuk menang dan mengalahkan musuh-musuh yang menyembah berhala.
Doa tersebut termaktub dalam Al Quran surat Al Baqarah ayat 250, yang berbunyi:
وَلَمَّا بَرَزÙوْا Ù„ÙجَالÙوْتَ وَجÙÙ†ÙوْدÙهٖ قَالÙوْا رَبَّنَآ اَÙْرÙغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَّثَبّÙتْ اَقْدَامَنَا وَانْصÙرْنَا عَلَى الْقَوْم٠الْكٰÙÙرÙيْنَۗ Û٢٥Ù
Arab-Latib: wa lammâ barazû lijâlûta wa junûdihî qâlû rabbanâ afrigh ‘alainâ shabraw wa tsabbit aqdâmanâ wanshurnâ ‘alal-qaumil-kâfirîn
Artinya: Ketika mereka maju melawan Jalut dan bala tentaranya, mereka berdoa, “Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami, kukuhkanlah langkah kami, dan menangkanlah kami atas kaum yang kafir.”
Cara Mengamalkan Doa Nabi Daud dengan Adab Berdoa dan Berdzikir
Agar doa didengar dan dikabulkan oleh Allah SWT, sangat penting untuk memahami tata cara atau adab dalam berdoa dan berdzikir. Imam al Ghazali, dalam kitab Ihya Ulumiddin, menjelaskan beberapa adab yang harus diperhatikan:
1. Lakukan doa pada waktu-waktu yang dianggap mulia, seperti hari Jumat, hari Arafah, bulan Ramadhan, sepertiga malam, dan lain-lain.
2. Doa hendaknya dilakukan dalam keadaan khidmat, seperti pada waktu sujud, sebelum dan setelah shalat wajib.
3. Berdoa dengan menghadap Kiblat sebagai tanda ketaatan kepada Allah SWT.
4. Mulailah doa dengan memuji Allah SWT, diiringi dengan shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW, dan diakhiri dengan keduanya.
5. Bacalah syahadat dan mohonlah ampun kepada Allah atas segala dosa, baik yang sengaja maupun tidak.
6. Berdoa dengan merendahkan diri, penuh harap, menggunakan bahasa sederhana, dan suara yang lemah lembut, sebagaimana Allah firmankan dalam Al Quran surat Al A'raf ayat 55.
اÙدْعÙوْا رَبَّكÙمْ تَضَرّÙعًا وَّخÙÙْيَةًۗ اÙنَّهٗ لَا ÙŠÙØÙبّ٠الْمÙعْتَدÙيْنَۚ Û٥٥
Arab-Latin: ud‘û rabbakum tadlarru‘aw wa khufyah, innahû lâ yuḫibbul-mu‘tadîn
Artinya: Berdoalah kepada Tuhanmu dengan rendah hati dan suara yang lembut. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.
7. Bersabar dalam doa, tidak bosan, dan tidak putus asa, sesuai dengan firman Allah dalam Al Quran surat Al-Baqarah ayat 153.
8. Jika berdoa untuk orang lain, hendaknya memulai dengan doa untuk diri sendiri baru kemudian mendoakan orang lain.
9. Berdoa dengan menggunakan nama-nama Allah SWT yang Mahatinggi atau dengan amal shaleh, sebagaimana terdapat dalam Al Quran surat Al A'raf ayat 180.
ÙˆÙŽÙ„Ùلّٰه٠الْاَسْمَاۤء٠الْØÙسْنٰى ÙَادْعÙوْه٠بÙهَاۖ وَذَرÙوا الَّذÙيْنَ ÙŠÙلْØÙدÙوْنَ ÙÙيْٓ اَسْمَاۤىٕÙهٖۗ سَيÙجْزَوْنَ مَا كَانÙوْا يَعْمَلÙوْنَۖ Û١٨Ù
Artinya: Allah memiliki Asmaulhusna (nama-nama yang terbaik). Maka, bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut (Asmaulhusna) itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyalahartikan nama-nama-Nya. Mereka kelak akan mendapat balasan atas apa yang telah mereka kerjakan.
10. Berdoa dalam keadaan suci, memakai pakaian yang bersih, dan mengonsumsi makanan serta minuman yang halal, sebagai wujud ketaatan dan kesucian.
Dengan begitu, setiap doa yang Anda panjatkan bukan hanya menjadi kata-kata, tetapi sebuah perjalanan rohaniah yang mengukir jejak keberkahan dalam kehidupan Anda.